Tanggal, 09-12-2025
Sektor pertanian di Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan angin segar menyusul tuntasnya pembangunan infrastruktur pengairan melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Pada Selasa (9/12/2025), Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PERKIM) Provinsi Kalimantan Utara secara resmi menghadiri kegiatan Serah Terima Hasil Pekerjaan P3-TGAI Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor di Royal Court Hotel.
Kegiatan serah terima ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian pekerjaan fisik maupun administratif program yang difokuskan pada penguatan jaringan irigasi tersier di wilayah Kalimantan Utara dan sebagian Kalimantan Timur.
Capaian Fisik dan Efek Dominan Ketahanan Pangan
Dalam laporan yang disampaikan, Program P3-TGAI tahun ini mencatatkan keberhasilan yang signifikan. Bidang SDA PUPR-PERKIM Kaltara menyoroti ketepatan waktu dalam pelaksanaan pekerjaan yang mencapai progres 100 persen. Secara teknis, program ini telah merampungkan pembangunan saluran irigasi sepanjang 6.871,56 meter.
Pembangunan saluran ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan solusi nyata bagi penyaluran air yang lebih merata ke lahan pertanian. Dengan total luas layanan mencapai 782 hektare, ribuan petani kini dapat menikmati sistem pengairan yang lebih stabil, yang diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dari sekali menjadi dua atau bahkan tiga kali dalam setahun.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Swakelola
Keberhasilan program ini dinilai unik karena mengedepankan keterlibatan aktif masyarakat petani di lapangan. Melalui skema padat karya, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat langsung sebagai pelaksana pembangunan.
"Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari capaian fisik infrastrukturnya saja, namun juga dari sisi pemberdayaan ekonomi lokal. Keterlibatan masyarakat secara aktif membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah dan warga mampu menghasilkan kualitas pekerjaan yang baik, fungsional, dan memiliki rasa kepemilikan yang tinggi," ungkap perwakilan Bidang SDA PUPR-PERKIM Kaltara di sela-sela kegiatan.
Sinergitas dan Harapan Keberlanjutan
Program P3-TGAI dipandang sebagai pilar penting yang sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Dinas PUPR-PERKIM Kaltara menegaskan bahwa kolaborasi erat antara Pemerintah Pusat melalui BWS Kalimantan V dengan Pemerintah Daerah merupakan kunci suksesnya modernisasi irigasi.
Ke depan, Pemerintah Provinsi berharap hasil pembangunan ini dapat dikelola secara mandiri oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) secara berkelanjutan. Harapannya, perawatan rutin dapat dilakukan secara swadaya agar saluran sepanjang 6,8 kilometer tersebut tetap berfungsi optimal dalam menyuplai air bagi produktivitas padi dan komoditas pangan lainnya di Bumi Benuanta.
Data Ringkas Program P3-TGAI 2025:
Dengan selesainya program ini, langkah Kalimantan Utara menuju kemandirian pangan semakin mantap, didukung oleh infrastruktur sumber daya air yang andal dan berkualitas.